CUKUP DUA KATA
Cukup dua kata.
Kata yang pertama adalah “ Shalli “ dan kata yang kedua adalah “ Rak’atain “.
Itulah tema kita kali ini. Shalli Rak’atain, artinya: Shalatlah Dua Raka’at.
Shalat merupakan
amalan kita untuk menggapai pertolongan Allah. Bersamaan dengan itu, kita
melakukan usaha dengan penuh keuletan dan kesabaran. Itulah rahasia sukses
dunia akhirat.
Allah SWT
berfirman: “ Hai orang – orang yang
beriman, gapailah pertolongan dengan cara sabar dan shalat, Sesungguhnya Allah
beserta orang – orang yang sabar. “ (Qs. Al-baqrah/2:153 )
Untuk apa Shalat
Dua Raka’at ?
1.
Sayang Diri
Kalau kita
menyayangi segenap anggota tubuh kita agar terjaga kesehatan dan
keselamatannya, maka jangan lupa “ shalli rak’atain “ shalatlah dua raka’at di
waktu dhuha.
Rasulullah SAW
bersabda:
“ Ketika masuk
pagi, setiap persendian seseorang dari kalian itu ada shadaqahnya. Tiap – tiap
tasbih ( subhanallah ) itu shadaqah. Tiap – tiap tahmid ( alhamdulillah ) itu
shadaqah. Tiap – tiap tahlil ( la ilahaillaallah ) itu shadaqah. Tiap – tiap
takbir ( Allahu Akbar ) itu shadaqah. Amar ma’ruf itu shadaqah dan nahi munkar
juga shadaqah. Itu semua dapat dicukupi dengan dua raka’at shalat dhuha yang
dilakukannya “ ( Hr. Muslim ).
Kita dianjurkan
menshadaqahi seluruh anggota badan kita setiap hari dengan berbagai amalan
kebaikan, antara lain seperti yang telah disebutkan tadi dalam sabda Rasulullah
SAW. Sedangkan dua raka’at shalat dhuha bisa mengcover atau mencukupi shadaqah
untuk seluruh anggota badan.
2.
Jadi Konglomerat
Kalau kita ingin mempunyai simpanan kekayaan di sisi
Allah yang lebih baik dari pada dunia seisinya, sekali lagi, yang lebih baik dari
pada dunia seisinya, maka jangan lupa “ Shalli rak’atain “, shalatlah dua
raka’at sebelum shalat shubuh. Rasulullah SAW bersbada:
“ Dua raka’at sunnah fajar itu lebih baik dari pada
dunia seisinya “ ( Hr. Muslim )
Sesempit apapun, kita berusaha tetap bisa mengerjakan
shalat sunnah dua raka’at fajar karena keutamaannya sedemikian besar.
3.
Pilihan Terbaik
Siapa yang ingin mendapatkan pilihan terbaik dalam
setiap urusan yang
dihadapinya, maka jangan lupa “
Shalli rak’atain “, lakukan shalat sunnah istikharah dua raka’at agar kita
tidak keliru mengambil pilihan.
Rasulullah SAW bersabda:
“ Jika seseorang
di antara kalian hendak menempuh suatu urusan, maka hendaklah melakukan shalat
sunnah dua raka’at terlebih dahulu “ ... ( Hr. Bukhari )
Kemudian
memanjatkan doa sebagai berikut dengan menyebut hajat atau keperluan kita.
Do’a istikharah
yang di ajarkan Rasulullah SAW sebagaimana diriwayatkan imam Bukhari adalah
sebagai berikut:
“ Ya Allah, aku
memohon pilihan kepadaMu dengan ilmuMu, aku mohon kemampuan kepadaMu dengan
kuasaMU, dan aku mohon kepadaMu akan anugerahMu yang agung. Karena sesungguhnya
Engkau Maha Kuasa, sedangkan aku tidak punya kuasa, Engkau Maha Mengetahui
sedangkan aku tidak tahu, dan Engkaulah yang Maha mengetahui semua yang ghaib.
“ Ya Allah, jika
menurut ilmuMu, urusan ini baik bagi ku, bagai agamaku, kehidupanku, dan akhir
urusanku baik di dunia dan akhirat, maka berilah kemampuan kepadaku untuk
menggapainya, mudahkan ia padaku, lalu berkahilah. Dan jika menurut ilmuMu,
urusan ini buruk bagiku, bagi agamaku, kehidupanku, dan akhir urusanku baik
dunia maupun akhirat, maka palingkan ia dariku dan palingkan aku darinya, dan
kuasakanlah kebaikan padaku di mana saja berada, lalu ridhailah aku dengannya “
( Hr. Bukhari ).
4.
Hajat Terkabul
Siapa yang ingin
hajatnya terpenuhi, baik cepat maupun lambat, maka jangan lupa “ Shalli
rak’atain “, lakukan shalat sunnah hajat dua raka’at.
Rasulullah SAW
bersabda:
“ Siapa yang
berwudhu dengan menyempurnakan wudhunya, kemudian melakukan shalat dua raka’at
dengan sempurna pula, maka Allah memberikan kepadanya apa yang ia minta, baik
segera maupun diakhirkan “ ( Hr. Ahmad ).
5.
Tahiyyatul Masjid
Kalau kita masuk
masjid, kita perlu mengetahui adabnya, dahulukan kaki kanan, bacalah do’a masuk
masjid, dan jangan lupa “ Shalli ra’atain “. Lakukanlah shalat dua raka’at yang
lazim disebut tahiyyatul masjid, atau penghormatan terhadap masjid. Rasulullah
SAW bersabda:
“ Jika seseorang di antara kalian masuk masjid,
maka hendak melaksanakan shalat dua raka’at sebelum duduk “ ( Hr. Bukhari dan
Muslim ).
6.
Taubat
Kalau kita
terlanjur berbuat dosa, tentu kita ingin segera kembali kepada Allah,
memperbaiki diri dan mengharap ampunanNya. Untuk itu, jangan lah lupa “ Shalli
rak’atain “, shalatlah dua raka’at untuk memohon ampunan Allah. Rasulullah SAW
bersabda:
“ Tak seorang pun
melakukan suatu dosa, lalu ia bangkit bersuci dan melakukan shalat kemudian
mohon ampun kepada Allah, melainkan Allah memberikan ampun kepadanya “. ( Hr.
Tirmidzi; Hasan )
Rasulullah lalu
membacakan ayat ( “ Q.s. Ali Imran/3:135 ) yang artinya: “ dan ( juga ) orang –
orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri,
mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa – dosa mereka. Dan
siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah ? dan mereka tidak
meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui “ ( Hr. Tirmidzi ).
7.
Menghadapi Masalah
Pernah di rundung
masalah yang pelik ? atau menghadapi tantangan besar ? jangan lupa “ Shalli
rak’atain “, lakukanlah dua raka’at shalat sunnah.
Hudzaifah ra
berkata: “ Jika nabi SAW dirundung masalah, maka beliau mengerjakan shalat “. (
Hr. Ahmad dan Abu Dawud ).
8.
Sehabis Wudhu
Jangan lupa pula,
sehabis berwudhu, “ Shalli rak’atain “, lakukanlah shalat sunnah dua raka’at,
bersyukur bisa berwudhu.
Abu Hurairah ram
riwayatkan bahwa sesungguhnya nabi SAW bertanya kepada Bilalra. Ketika hendak
shalat fajar:
“ Wahai Bilal,
ceritakan kepadaku amal dalam Islam yang paling engkau harap diterima Allah ?
Karena sesungguhnya aku mendengar derap kedua sandalmu di hadapanku di surga “
Bilal ra. menjawab
:
“ Tidaklah aku
mengerjakan suatu amal yang lebih aku harap diterima Allah dibanding shalat aku
sanggup lakukan setiap habis berwudhu baik di waktu siang maupun malam “ ( Hr.
Bukhari )
9.
Sebelum Bepergian Jauh
Terakhir, ada anjuran
melakukan shalat sunnah dua raka’at sebelum kita bepergian sebagai peninggalan
terbaik untuk keluarga yang kita tinggalkan selama bepergian. Maka dari itu,
ketika hendak bepergian jauh jangan lupa “ Shalli rak’atain “.
Rasulullah SAW
bersabda:
“ Tidaklah
seseorang memberikan peninggalan untuk keluarganya, yang lebih utama dibanding
shalat dua raka’at di tengah mereka ketika hendak menempuh perjalanan musafir
“. ( Hr. Ibnu Abi Syaibah ).
Sederhana dan
mudah. Itulah shalat dua raka’at. Namun keutamaannya sangat agung seperti yang
sudah kita baca. Semoga semua manfaat tersebut menjadi milik kita semua.
Resepnya, shalli rak’atain. []
Sumber :
Ditulis oleh Ust KH. Arwani Amin, LC
Edisi 25 Tahun XXV Agustus 2016






0 komentar:
Posting Komentar