Welcome To My Blog

Rabu, 24 Agustus 2016

LABBAIK " Edisi 24 Tahun XXV Agustus 2016 "

CUKUP DUA KATA

Cukup dua kata. Kata yang pertama adalah “ Shalli “ dan kata yang kedua adalah “ Rak’atain “. Itulah tema kita kali ini. Shalli Rak’atain, artinya: Shalatlah Dua Raka’at.
Shalat merupakan amalan kita untuk menggapai pertolongan Allah. Bersamaan dengan itu, kita melakukan usaha dengan penuh keuletan dan kesabaran. Itulah rahasia sukses dunia akhirat.
Allah SWT berfirman: “ Hai orang – orang yang beriman, gapailah pertolongan dengan cara sabar dan shalat, Sesungguhnya Allah beserta orang – orang yang sabar. “ (Qs. Al-baqrah/2:153 )

Untuk apa Shalat Dua Raka’at ?
1.      Sayang Diri
Kalau kita menyayangi segenap anggota tubuh kita agar terjaga kesehatan dan keselamatannya, maka jangan lupa “ shalli rak’atain “ shalatlah dua raka’at di waktu dhuha.
Rasulullah SAW bersabda:
“ Ketika masuk pagi, setiap persendian seseorang dari kalian itu ada shadaqahnya. Tiap – tiap tasbih ( subhanallah ) itu shadaqah. Tiap – tiap tahmid ( alhamdulillah ) itu shadaqah. Tiap – tiap tahlil ( la ilahaillaallah ) itu shadaqah. Tiap – tiap takbir ( Allahu Akbar ) itu shadaqah. Amar ma’ruf itu shadaqah dan nahi munkar juga shadaqah. Itu semua dapat dicukupi dengan dua raka’at shalat dhuha yang dilakukannya “ ( Hr. Muslim ).
Kita dianjurkan menshadaqahi seluruh anggota badan kita setiap hari dengan berbagai amalan kebaikan, antara lain seperti yang telah disebutkan tadi dalam sabda Rasulullah SAW. Sedangkan dua raka’at shalat dhuha bisa mengcover atau mencukupi shadaqah untuk seluruh anggota badan.

2.      Jadi Konglomerat
Kalau kita ingin mempunyai simpanan kekayaan di sisi Allah yang lebih baik dari pada dunia seisinya, sekali lagi, yang lebih baik dari pada dunia seisinya, maka jangan lupa “ Shalli rak’atain “, shalatlah dua raka’at sebelum shalat shubuh. Rasulullah SAW bersbada:
“ Dua raka’at sunnah fajar itu lebih baik dari pada dunia seisinya “ ( Hr. Muslim )
Sesempit apapun, kita berusaha tetap bisa mengerjakan shalat sunnah dua raka’at fajar karena keutamaannya sedemikian besar.

3.      Pilihan Terbaik
Siapa yang ingin mendapatkan pilihan terbaik dalam setiap urusan yang
dihadapinya, maka jangan lupa “ Shalli rak’atain “, lakukan shalat sunnah istikharah dua raka’at agar kita tidak keliru mengambil pilihan.
Rasulullah SAW bersabda:
“ Jika seseorang di antara kalian hendak menempuh suatu urusan, maka hendaklah melakukan shalat sunnah dua raka’at terlebih dahulu “ ... ( Hr. Bukhari )
Kemudian memanjatkan doa sebagai berikut dengan menyebut hajat atau keperluan kita.
Do’a istikharah yang di ajarkan Rasulullah SAW sebagaimana diriwayatkan imam Bukhari adalah sebagai berikut:
“ Ya Allah, aku memohon pilihan kepadaMu dengan ilmuMu, aku mohon kemampuan kepadaMu dengan kuasaMU, dan aku mohon kepadaMu akan anugerahMu yang agung. Karena sesungguhnya Engkau Maha Kuasa, sedangkan aku tidak punya kuasa, Engkau Maha Mengetahui sedangkan aku tidak tahu, dan Engkaulah yang Maha mengetahui semua yang ghaib.
“ Ya Allah, jika menurut ilmuMu, urusan ini baik bagi ku, bagai agamaku, kehidupanku, dan akhir urusanku baik di dunia dan akhirat, maka berilah kemampuan kepadaku untuk menggapainya, mudahkan ia padaku, lalu berkahilah. Dan jika menurut ilmuMu, urusan ini buruk bagiku, bagi agamaku, kehidupanku, dan akhir urusanku baik dunia maupun akhirat, maka palingkan ia dariku dan palingkan aku darinya, dan kuasakanlah kebaikan padaku di mana saja berada, lalu ridhailah aku dengannya “ ( Hr. Bukhari ).

4.      Hajat Terkabul
Siapa yang ingin hajatnya terpenuhi, baik cepat maupun lambat, maka jangan lupa “ Shalli rak’atain “, lakukan shalat sunnah hajat dua raka’at.
Rasulullah SAW bersabda:
“ Siapa yang berwudhu dengan menyempurnakan wudhunya, kemudian melakukan shalat dua raka’at dengan sempurna pula, maka Allah memberikan kepadanya apa yang ia minta, baik segera maupun diakhirkan “ ( Hr. Ahmad ).

5.      Tahiyyatul Masjid
Kalau kita masuk masjid, kita perlu mengetahui adabnya, dahulukan kaki kanan, bacalah do’a masuk masjid, dan jangan lupa “ Shalli ra’atain “. Lakukanlah shalat dua raka’at yang lazim disebut tahiyyatul masjid, atau penghormatan terhadap masjid. Rasulullah SAW bersabda:
“  Jika seseorang di antara kalian masuk masjid, maka hendak melaksanakan shalat dua raka’at sebelum duduk “ ( Hr. Bukhari dan Muslim ).

6.      Taubat
Kalau kita terlanjur berbuat dosa, tentu kita ingin segera kembali kepada Allah, memperbaiki diri dan mengharap ampunanNya. Untuk itu, jangan lah lupa “ Shalli rak’atain “, shalatlah dua raka’at untuk memohon ampunan Allah. Rasulullah SAW bersabda:
“ Tak seorang pun melakukan suatu dosa, lalu ia bangkit bersuci dan melakukan shalat kemudian mohon ampun kepada Allah, melainkan Allah memberikan ampun kepadanya “. ( Hr. Tirmidzi; Hasan )
Rasulullah lalu membacakan ayat ( “ Q.s. Ali Imran/3:135 ) yang artinya: “ dan ( juga ) orang – orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa – dosa mereka. Dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah ? dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui “ ( Hr. Tirmidzi ).

7.      Menghadapi Masalah
Pernah di rundung masalah yang pelik ? atau menghadapi tantangan besar ? jangan lupa “ Shalli rak’atain “, lakukanlah dua raka’at shalat sunnah.
Hudzaifah ra berkata: “ Jika nabi SAW dirundung masalah, maka beliau mengerjakan shalat “. ( Hr. Ahmad dan Abu Dawud ).

8.      Sehabis Wudhu
Jangan lupa pula, sehabis berwudhu, “ Shalli rak’atain “, lakukanlah shalat sunnah dua raka’at, bersyukur bisa berwudhu.
Abu Hurairah ram riwayatkan bahwa sesungguhnya nabi SAW bertanya kepada Bilalra. Ketika hendak shalat fajar:
“ Wahai Bilal, ceritakan kepadaku amal dalam Islam yang paling engkau harap diterima Allah ? Karena sesungguhnya aku mendengar derap kedua sandalmu di hadapanku di surga “
Bilal ra. menjawab :
“ Tidaklah aku mengerjakan suatu amal yang lebih aku harap diterima Allah dibanding shalat aku sanggup lakukan setiap habis berwudhu baik di waktu siang maupun malam “ ( Hr. Bukhari )

9.      Sebelum Bepergian Jauh
Terakhir, ada anjuran melakukan shalat sunnah dua raka’at sebelum kita bepergian sebagai peninggalan terbaik untuk keluarga yang kita tinggalkan selama bepergian. Maka dari itu, ketika hendak bepergian jauh jangan lupa “ Shalli rak’atain “.
Rasulullah SAW bersabda:
“ Tidaklah seseorang memberikan peninggalan untuk keluarganya, yang lebih utama dibanding shalat dua raka’at di tengah mereka ketika hendak menempuh perjalanan musafir “. ( Hr. Ibnu Abi Syaibah ).
Sederhana dan mudah. Itulah shalat dua raka’at. Namun keutamaannya sangat agung seperti yang sudah kita baca. Semoga semua manfaat tersebut menjadi milik kita semua. Resepnya, shalli rak’atain. []

Sumber :
Ditulis oleh Ust KH. Arwani Amin, LC

Edisi 25 Tahun XXV Agustus 2016

0 komentar:

Posting Komentar